Lebih dari sekedar aplikasi bayar-bayar Kami menawarkan manfaat dan keunggulan lebih agar setiap transaksi Anda menjadi lebih bernilai. Waktu Konferensi Press
Tujuan utama Treni adalah untuk membantu masyarakat dengan menyediakan melalui penghematan terstruktur dan berjamaah. Treni ingin menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang selaras dengan inovasi yang terus diberikan dalam menunjang kehidupan. Kerjasama adalah nilai yang kami tanamkan dalam mencapai tujuan dan mengembangkan komunitas dengan men-sinergikan potensi sumber daya manusia, ekonomi dan teknologi digital. Kami setulus hati dalam mendukung serta menjalin silaturahmi, membangun relasi, saling berbagi dan memperluas rezeki menuju kehidupan yang lebih baik. Manfaat & Keuntungan
Bergabung dengan Treni tidak beresiko, semua keputusan ditangan anda. Bersama Treni, anda dapat merasakan manfaat sekaligus memperoleh peluang bisnis yang unik.
Anda memiliki kesempatan untuk memilih; apakah anda ingin memperoleh penghasilan tambahan maupun ingin membangun sebuah karir.
Bermitra Bersama Treni
Bersama kembangkan komunitas Treni untuk kehidupan yang lebih baik. Treni akan senantiasa mendukung dan bekerjasama dengan anda dalam mencapai tujuan. Terlepas dari itu, anda-lah yang memiliki peranan penting dalam memulai bisnis bersama Treni.
Treni menawarkan beberapa bentuk kerjasama, antara lain sebagai User, Partner, Agency dan Loket.
Pemerintah Provinsi Bangka Belitung menandatangani nota kesepahaman dengan Paytren Pemerintah Provinsi Bangka Belitung menandatangani nota kesepahaman dengan Paytren. Salah satu poin yang dikerjasamakan, pendistribusian produk unggulan UMKM. "Kami punya lada yang kualitasnya sangat bagus. Potensinya besar," ujar Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Pada Hari Selasa (10/7/2018).
Erzaldi menjelaskan, 2017 lalu jumlah produksi lada di provinsinya sebanyak 80.000 ton. Tahun ini ditargetkan 120.000 ton. "Sebanyak 90 persen lada diekspor ke Singapura, Vietnam, dan lainnya. Padahal setelah diekspor kembali ke Indonesia, lucu ini," tuturnya. Meskipun potensinya besar, rantai distribusi lada terbilang panjang. Akibatnya, petani tidak mendapat keuntungan yang maksimal. Pihaknya berusaha keras menaikkan branding dan harga lada. Namun harga tetap jatuh karena dipermainkan oknum tidak bertanggungjawab. Itulah mengapa, untuk memangkas jalur distribusi ini, pihaknya menggandeng Paytren. Melalui aplikasi Paytren, pembeli bisa langsung berkomunikasi dengan distributor dalam hal ini petani. " Lada masuk ke Paytren. Orang bebas membeli lada. Penjual yang kebanyakan petani mendapat nilai tambah," katanya. Langkah ini pun sengaja diambil untuk menolong petani menaikkan harga lada. "Jangan sampai terlalu panjang rentetan distribusinya," ucapnya.
Direktur Pelaksana Paytren Hari Prabowo mengatakan, kerja sama Paytren dengan Pemprov Bangka Belitung meliputi beberapa hal. Mulai dari pajak hingga UMKM. Ke depannya akan dikembangkan ke sistem pembayaran, sehingga tujuan cashless tercapai. "Babel lebih fokusnya ke UMKM. Inti kerja samanya penggunaan e-money Paytren di lingkungan Prmprov Babel," ucapnya. Hari menjelaskan, ini merupakan kerja sama pertama yang dijalin Paytren dengan pemerintah. Sejumlah provinsi, kabupaten/kota lain berminat untuk bekerjasama dengan Paytren. "Kami mulai dengan Bangka Belitung. Ini sebagai role model," katanya. Mengenai transaksi Paytren, Hari mengatakan, sejak izin keluar 1 Juni 2018, terjadi peningkatan transaksi hingga 100 persen. "Sekarang jumlah transaksi mencapai 400.000 per hari," pungkasnya.